Blog
Saat membeli laptop baru, kapasitas RAM sering menjadi salah satu pertimbangan utama. Pertanyaannya hampir selalu sama: RAM 8GB atau 16GB, mana yang lebih cocok?
Jawabannya tidak selalu 16GB hanya karena kapasitasnya lebih besar. RAM yang ideal bergantung pada cara laptop digunakan, aplikasi yang dijalankan, dan seberapa sering kamu melakukan multitasking.
Kalau sebagian besar aktivitas hanya mengetik, browsing, dan meeting online, RAM 8GB masih bisa mencukupi. Namun, kalau penggunaan mulai melibatkan banyak aplikasi sekaligus, editing, programming, atau pekerjaan yang lebih berat, RAM 16GB memberikan ruang kerja yang lebih lega.
RAM atau Random Access Memory merupakan memori sementara yang digunakan laptop untuk menyimpan data dari aplikasi yang sedang aktif. Misalnya, kamu membuka browser dengan belasan tab, Microsoft Word, Spotify, WhatsApp, dan aplikasi meeting secara bersamaan. Semua aplikasi tersebut menggunakan sebagian kapasitas RAM.
Semakin banyak aplikasi yang aktif, semakin besar pula memori yang dibutuhkan. Ketika kapasitas RAM mulai penuh, sistem dapat menggunakan penyimpanan sebagai memori virtual.
Cara ini tetap membuat laptop bisa bekerja, tetapi SSD jauh lebih lambat dibandingkan RAM. Akibatnya, perpindahan aplikasi bisa terasa lebih lambat dan sistem menjadi kurang responsif. Inilah alasan memilih RAM sebaiknya disesuaikan dengan pola penggunaan, bukan hanya melihat angka spesifikasi.
RAM 8GB masih cukup relevan untuk penggunaan harian yang tidak terlalu berat. Kapasitas ini cocok bagi pelajar atau mahasiswa yang sebagian besar menggunakan laptop untuk Microsoft Office, mencari materi melalui browser, membuat presentasi, mengikuti kelas online, serta menikmati streaming.
Pekerja dengan kebutuhan administratif juga masih bisa menggunakan RAM 8GB dengan nyaman selama jumlah aplikasi yang dibuka tidak terlalu banyak.
Namun, kebiasaan penggunaan juga berpengaruh. Browser modern dapat menggunakan RAM cukup besar ketika puluhan tab dibuka sekaligus. Ditambah aplikasi komunikasi, Office, dan aplikasi lain yang terus berjalan di background, kapasitas 8GB bisa semakin cepat terisi.
Jadi, RAM 8GB cocok jika penggunaanmu masih berada di level produktivitas dasar hingga menengah dan kamu cukup disiplin mengelola aplikasi yang terbuka.
RAM 16GB mulai menarik ketika laptop digunakan untuk pekerjaan yang lebih kompleks. Misalnya, kamu sering membuka banyak tab browser sambil menjalankan Microsoft Excel, PowerPoint, video conference, aplikasi komunikasi, dan software lain secara bersamaan.
Untuk mahasiswa informatika, RAM 16GB juga memberikan ruang lebih nyaman ketika menjalankan IDE, database, emulator, atau berbagai tools development.
Content creator yang menggunakan Photoshop, Lightroom, maupun aplikasi editing video juga akan lebih diuntungkan dengan kapasitas RAM yang lebih besar.
Bukan berarti 16GB otomatis membuat semua pekerjaan dua kali lebih cepat dibandingkan 8GB. Keuntungan utamanya adalah ruang multitasking yang lebih besar, sehingga sistem tidak terlalu cepat kehabisan memori ketika banyak aplikasi berjalan bersamaan.
Cara paling mudah menentukannya adalah melihat aktivitas yang paling sering dilakukan.
| Penggunaan | RAM yang Bisa Dipertimbangkan |
|---|---|
| Word, browsing, streaming | 8GB |
| Kuliah dan tugas sehari-hari | 8GB |
| Banyak tab + beberapa aplikasi | 16GB |
| Programming | 16GB |
| Photoshop dan desain | 16GB |
| Editing video | 16GB atau lebih |
| Multitasking berat | 16GB atau lebih |
Selain kapasitas, perhatikan juga jenis dan konfigurasi RAM. RAM DDR5 atau LPDDR5 menawarkan teknologi memori yang lebih baru dibandingkan DDR4. Sementara konfigurasi dual-channel dapat memberikan bandwidth memori lebih besar jika sistem dan konfigurasi perangkat mendukungnya.
Namun, jangan memilih laptop hanya berdasarkan DDR4 atau DDR5. CPU, GPU, SSD, pendinginan, dan jenis workload tetap harus dilihat sebagai satu kesatuan.
Ada satu hal yang sering terlewat ketika memilih laptop: apakah RAM bisa di-upgrade? Beberapa laptop menggunakan RAM onboard atau disolder langsung pada motherboard. Kapasitas tersebut biasanya tidak dapat ditambah setelah pembelian.
Sebaliknya, laptop dengan slot SODIMM memungkinkanmu mengganti atau menambahkan modul RAM selama kapasitas dan spesifikasinya sesuai dukungan laptop. Fitur ini bisa menjadi pertimbangan jika budget saat membeli masih terbatas.
Misalnya, kamu bisa memilih laptop dengan RAM 8GB sekarang, kemudian meningkatkannya menjadi 16GB ketika kebutuhan kuliah atau pekerjaan mulai bertambah.
Untuk mengetahui kemampuan upgrade, cek bagian spesifikasi memori. Keterangan seperti SODIMM, dual SODIMM, atau upgradeable biasanya menunjukkan adanya fleksibilitas peningkatan kapasitas.

AXIOO Hype 5 Gen 12 v2
Setelah memahami kebutuhan RAM, barulah pemilihan laptop menjadi lebih mudah. Jika penggunaanmu lebih banyak untuk kuliah, browsing, Office, presentasi, dan multitasking harian, laptop dengan RAM 8GB dan SSD NVMe sudah menjadi titik awal yang masuk akal.
Salah satu konfigurasi yang bisa dipertimbangkan adalah AXIOO Hype 3 Gen 12. Laptop ini menggunakan Intel® Core™ i3-1215U dan menyediakan dua slot SODIMM DDR4 dengan dukungan kapasitas hingga 64GB. Artinya, kamu tidak harus langsung menggunakan RAM besar sejak awal. Kapasitas dapat disesuaikan ketika kebutuhan bertambah.
Kalau aktivitasmu lebih intensif, misalnya sering mengerjakan banyak tugas secara bersamaan atau menggunakan aplikasi yang membutuhkan lebih banyak resource, konfigurasi seperti AXIOO Hype 5 Gen 12 v2 dengan Intel® Core™ i5-1235U dapat dipertimbangkan. Model ini juga memberikan fleksibilitas upgrade memori untuk kebutuhan jangka panjang.
Sementara itu, jika mencari performa prosesor lebih tinggi untuk aktivitas yang lebih berat, AXIOO Hype 5 AMD X6-11 dengan AMD Ryzen™ 5 6600H, RAM LPDDR5 dual-channel, dan storage NVMe menjadi alternatif yang bisa dilihat.
Namun, karena LPDDR5 pada model tersebut merupakan memori onboard, kapasitas RAM perlu dipertimbangkan dengan lebih matang sejak awal. Di sinilah pentingnya tidak hanya membaca angka RAM.
Laptop dengan RAM upgradeable dan laptop dengan RAM onboard menawarkan keuntungan yang berbeda. RAM upgradeable memberikan fleksibilitas, sedangkan LPDDR onboard dapat menawarkan desain yang lebih ringkas dan efisien.
Kalau penggunaanmu hanya untuk tugas kuliah, Office, browsing, streaming, dan pekerjaan sehari-hari, RAM 8GB masih cukup untuk banyak pengguna. Namun, jika kamu sering membuka banyak aplikasi sekaligus, melakukan editing, programming, atau ingin ruang multitasking yang lebih nyaman untuk beberapa tahun ke depan, RAM 16GB lebih layak dipertimbangkan.
Yang tidak kalah penting, cek apakah laptop menyediakan kemampuan upgrade. Dengan begitu, kamu tidak harus membeli spesifikasi jauh di atas kebutuhan sekarang, tetapi tetap memiliki ruang untuk meningkatkan performa ketika kebutuhan berubah.
Beberapa AXIOO Hype Series menyediakan opsi RAM yang dapat ditingkatkan, sementara model lainnya menawarkan konfigurasi LPDDR berkecepatan tinggi untuk kebutuhan yang berbeda. Jadi, sebelum membeli, sesuaikan kapasitas RAM, prosesor, storage, dan karakter laptop dengan aktivitas yang benar-benar kamu jalankan.
Dapatkan lini laptop AXIOO melalui dealer resmi, toko komputer terdekat, marketplace, atau website resmi Axioo Indonesia sebelum menentukan pilihanmu. (*)
Latest Updated Media