Axioo - RTX vs GTX di Laptop Gaming: Mana Lebih Worth It di 2026?
RTX vs GTX di Laptop Gaming

Blog

RTX vs GTX di Laptop Gaming: Mana Lebih Worth It di 2026?

Kamis, 23 April 2026

RTX vs GTX di Laptop Gaming: Mana Lebih Worth It di 2026?

Memilih laptop gaming di 2026 tidak lagi sesederhana melihat RAM atau storage. GPU bisa menjadi faktor paling krusial, terutama saat harus memilih antara jenis NVIDIA GeForce RTX dan GTX.

 

Banyak pengguna masih bertanya, "RTX vs GTX di laptop gaming, mana yang lebih worth it?" Jawabannya jika dilihat dari perkembangan teknologi saat ini, RTX jelas mulai menjadi standar baru.

 

Artikel ini bakal membahas perbandingan RTX dan GTX secara teknis, mendalam, namun tetap mudah kamu pahami, agar kamu bisa menentukan pilihan terbaik sesuai kebutuhanmu.

 

BACA JUGA: "Maksimalkan Potensi Kreatif: Fungsi AI di RTX bagi Content Creator"

 

Apa Itu GTX dan RTX?

Sebelum masuk ke perbandingan, penting buat memahami perbedaan dasar dari kedua seri GPU ini. GTX (GeForce GTX Series) adalah generasi GPU lama dari NVIDIA yang masih fokus pada rasterization tradisional sepertirendering grafis standar tanpa AI).

 

Sedangkan RTX (GeForce RTX Series) adalah generasi terbaru yang membawa teknologi Ray Tracing, DLSS (AI Upscaling), Tensor Cores dan RT Cores. Perbedaan ini bukan sekadar upgrade kecil, tapi lompatan besar dalam cara GPU memproses grafis.

 

1. Performa Gaming: RTX Jauh Lebih Unggul

Dari sisi performa, RTX jelas berada di level yang lebih tinggi dibanding GTX. Contoh pada game modern, GTX (seperti GTX 1650) optimal di setting medium. Sedangkan RTX (seperti RTX 3050 ke atas), mampu setting di high hingga ultra.

 

RTX juga lebih stabil di FPS tinggi, terutama saat bermain di 1080p high refresh rate, 1440p gaming, bahkan hingga 4K (untuk seri tinggi). Ini membuat RTX jauh lebih relevan untuk game AAA terbaru yang semakin berat.

 

2. DLSS: Senjata Utama RTX

Salah satu fitur paling penting yang tidak dimiliki GTX adalah DLSS (Deep Learning Super Sampling). DLSS menggunakan AI untuk meningkatkan FPS tanpa mengorbankan kualitas visual. Keuntungannya, FPS bisa naik drastis (bahkan hingga 2 kali), game berat tetap playable, dan lebih efisien untuk jangka panjang.

 

Di sinilah RTX benar-benar unggul, karena DLSS menjadi “penyelamat performa” di game generasi baru.

 

3. Ray Tracing: Visual Lebih Realistis

RTX juga unggul berkat teknologi Ray Tracing, yang membuat pencahayaan lebih natural, bayangan lebih realistis, hingga refleksi lebih detail.

 

GTX sebenarnya bisa menjalankan ray tracing secara software, tapi performanya sangat terbatas dan tidak optimal. Sementara RTX punya RT Cores khusus, sehingga efek ini bisa berjalan lebih smooth.

 

4. Performa Rendering dan AI

RTX tidak hanya untuk gaming, tapi juga unggul untuk kebutuhan kreatif. Dengan adanya Tensor Cores, RTX mampu mempercepat rendering video, editing 3D, AI processing, hingga machine learning ringan.

 

Hal ini membuat RTX lebih fleksibel untuk content creator, video editor, dan desainer grafis. Nah, GTX justru tidak memiliki kemampuan ini secara optimal.

 

5. Efisiensi dan Future-Proof

Di tahun 2026, faktor future-proof menjadi sangat penting. RTX jelas lebih unggul karena mendukung teknologi terbaru, lebih siap untuk game masa depan, dan masih relevan untuk 3-5 tahun ke depan

 

Sementara GTX mulai tertinggal karena, tidak mendukung DLSS, tidak optimal untuk ray tracing, dan performanya terbatas di game baru, apalagi untuk game-game berat dengan grafis memukau di masa sekarang.

 

RTX 50 Series: Standar Baru Laptop Gaming

Di 2026, RTX 50 Series menjadi generasi terbaru yang membawa peningkatan besar dalam AI performance, efisiensi daya, frame generation, hingga ray tracing lebih realistis. Laptop dengan RTX 50 series sudah mampu 100-144+ FPS di banyak game, smooth di setting tinggi, dan stabil untuk multitasking. Ini menjadikannya pilihan paling masuk akal untuk gamer modern.

 

Nah, jika kamu mencari laptop gaming dengan GPU RTX 50 series terbaru, ada AXIOO Pongo 775. Laptop dengan performa tinggi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan gamer modern, kreator konten, dan pekerja profesional. Pongo 775 hadir dengan GPU RTX 5070, layar 180Hz, DDR5, dan SSD Gen 4.

 

laptop-gaming-rtx-50-series-axioo-pongo-775-blog-axiooworld
AXIOO Pongo 775

 

 

Spesifikasi AXIOO Pongo 775

  • Prosesor: Intel® Core™ i7-13620H up to 4.9 GHz, 10 Cores, 16 Threads
  • Grafis: NVIDIA® GeForce RTX ™ 5070 Laptop GPU 8GB GDDR7 Up to 115W
  • Layar: 16 inch (16:10) QHD+ (2560 x 1600) , 180Hz
  • RAM: 16GB (2x 8GB) 5200Mhz DDR5 Memory, Upgradeable up to 64GB
  • Storage: 512GB M.2 2280 PCIe SSD (Gen 4x4), Upgradeable up to 4TB
  • Keyboard: Backlit Full Layout
  • Audio: 2x high quality speaker (Larger Sound Box dan Soundblaster Studio+)
  • Port:
    • 1 x USB 2.0 port (Type A)
    • 1 x USB 3.2 Gen 2 port (Type A)
    • 1 x USB 3.2 Gen 1 port (Type A)
    • 1 x USB 3.2 Gen 2 ports (Type C) - DP
    • 1 x Mini Display port 1.4
    • 1 x HDMI™ 1.4b output port (with HDCP)
    • 1 x 2-in-1 Audio Jack (Headphone / Microphone)
    • 1 x RJ-45 GigaBit LAN port
    • 1 x DC-in jack

 

BACA JUGA: "Pongo 775: Laptop Gaming RTX 5070 Terbaik Tahun 2026"

 

Jika dilihat dari semua aspek, mulai dari performa, fitur, hingga masa pakai, RTX jelas lebih worth it dibanding GTX di laptop gaming. GTX masih bisa digunakan untuk kebutuhan ringan, tetapi untuk pengalaman gaming modern dan jangka panjang, RTX adalah pilihan yang lebih cerdas.

 

Siap upgrade ke laptop gaming yang lebih future-proof? Pilih AXIOO Pongo Series dengan RTX 50 Series yang siap memberikan performa tinggi untuk gaming, kerja, hingga kreatif.

 

Dapatkan sekarang di dealer resmi Axioo, toko komputer terdekat, atau melalui marketplace favorit dan website resmi Axioo Indonesia. (*)